Padang — Solidaritas lintas sektor kembali ditunjukkan dalam penanganan dampak bencana yang melanda Kota Padang dan sekitarnya. Berbagai pihak, mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI), BNPB dan BPBD, Damkar, hingga sejumlah instansi pemerintah dan unsur legislatif, bahu-membahu mendukung pemulihan layanan publik, khususnya sektor air minum yang dikelola Perumda Air Minum Kota Padang.
Dukungan datang dari beragam elemen, di antaranya Anggota DPR RI Andre Rosiade, Zigo Rolando, Albert Indra Lukman, DPRD Sumbar dan DPRD Kota Padang, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar, DLH, PSDA, OJK, serta Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Padang. Turut berperan pula Hismawa Migas, LAZ, Alumni FK Unand, dan berbagai komunitas relawan lainnya.
Setiap pihak menjalankan perannya masing-masing. Ada yang membantu penyediaan logistik, memfasilitasi komunikasi dan koordinasi, serta ada pula yang terjun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. Seluruh kontribusi tersebut saling melengkapi dan sama pentingnya.
Direksi Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan bahwa dukungan luas ini menjadi bukti kuatnya jaringan solidaritas di Sumatera Barat. Bencana yang terjadi tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga pengingat betapa vitalnya pelayanan air minum bagi masyarakat.
“Ini bukti kita tidak sendiri. Kami tidak pernah sendiri. Begitu banyak pihak yang datang tanpa diminta, bekerja tanpa pamrih, dan mendukung tanpa henti. Perumda Air Minum Kota Padang berdiri kembali karena kerja bersama ini,” ujar Direksi.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menutup pernyataan resminya dengan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama Direksi, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan, perhatian, dan kerja sama ini adalah kehormatan bagi kami. Semoga sinergi ini terus terjaga, demi pelayanan air bersih yang lebih kuat dan lebih tangguh ke depan,” pungkasnya.

0 Komentar