PASAMAN BARAT, onenewsindonesia.top | Solidaritas masyarakat perantau terhadap kampung halaman kembali terbukti nyata. Komunitas Perantau Rang Talu Malaysia (PRTM) menyalurkan bantuan tahap kedua bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.
Penyerahan bantuan berlangsung khidmat pada Jumat, 6 Januari 2026, bertempat di Masjid Kampung Pasangging, Jorong Perhimpunan. Sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana hadir langsung untuk menerima santunan tersebut.
Pucuk Adat Nagari Talu, Ir. H. Jhonny, Z.A, MM.SI Tuanku Bosa XV, hadir langsung mewakili para perantau di Malaysia untuk menyerahkan amanah tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa bantuan ini adalah simbol ikatan batin yang tak terputus antara perantau dan warga di ranah.
"Bantuan ini adalah amanah dari saudara-saudara kita, Perantau Rang Talu yang ada di Malaysia. Walaupun mereka jauh di negeri orang, hati dan pikiran mereka tetap bersama kita di sini. Ini adalah sitawa sadingin, sebuah bentuk kepedulian untuk sedikit meringankan beban bapak dan ibu yang terdampak musibah," ujar Tuanku Bosa XV.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota Bamus Nagari Talu, Kepala Jorong Perhimpunan, serta niniak mamak setempat. Mereka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas PRTM yang terus konsisten memperhatikan kondisi sosial di tanah kelahiran.
Momentum ini diharapkan dapat terus memupuk semangat gotong royong dan menjaga silaturahmi antara masyarakat di kampung halaman dengan para perantau di berbagai belahan dunia.
Bantuan diberikan secara langsung kepada nama-nama berikut yang terdampak musibah longsor, Yusnani, Mardalami, Ambasri, Darwi, Ahmad Reza, Eti, Zainal Abidin, Rismaliar, Safri, Yusman, Riki Riandi, Sutarman, Sudirman, Adri, Kasmawati, Reski Saputra, Rosni, Yusnani, Norasanah, Lismawati, Deslia Endang, Parmai Suri, Yose Rizal, Fitri Yeni, Isrun.
(Pena Keumatan)



0 Komentar